You are currently viewing Resep Kue Basah Tradisional Khas Aceh, Cocok Untuk Takjil

Resep Kue Basah Tradisional Khas Aceh, Cocok Untuk Takjil

Siapa yang senang makan kue basah saat berbuka puasa? Kue basah merupakan makanan cemilan yang biasanya disantap di sore hari. Kue basah juga jadi alternatif takjil ramadhan. Banyak yang berburu kue basah untuk berbuka. Jika kamu lebih suka homemade, kamu bisa menemukan resep kue basah tradisional di artikel ini. Kue basah tradisional biasanya memiliki tekstur yang empuk, lembut dan biasanya tidak bertahan lama. Umumnya, kue basah tradisional diolah dari bahan-bahan seperti tepung sagu, tepung terigu, gula dan ada juga yang menggunakan santan maupun kentan. Kue basah tradisional dimasak dengan bermacam proses, ada yang dikukus, rebus juga digoreng. 

Setiap daerah di Indonesia memiliki kue khasnya masing-masing, termasuk Aceh. ada banyak kue basah tradisional khas Aceh yang yang mampu membuatmu ketagihan. Nah, jika ingin membuktikannya kamu bisa membuat salah satu kue basah tradisional khas Aceh, namanya Timphan. Timphan merupakan kue basah tradisional yang dibungkus dengan daun pisang muda. Timphan memiliki banyak varian rasa, ada yang menggunakan ubi ungu, kelapa, durian maupun srikaya. Tidak hanya untuk takjil, biasanya timphan yang dihidangkan pada acara-acara maupun perayaan di Aceh, seperti misalnya saat hari raya Idul Fitri.

Berikut Resep membuat timphan, Kue Basah Tradisional Khas Aceh :

Resep Kue Basah Tradisional Khas Aceh

Bahan Utama

  1. 200 gr tepung ketan
  2. 250 gr pisang raja (yang sudah dihaluskan)
  3. 2 sdm santan kental
  4. ¼ sdt garam dapur
  5. 1 sdm air kapur sirih

Bahan Isian Timphan

  1. 25 gr nangka masak (dicincang dengan ukuran kecil)
  2. 2 telur ayam
  3. 50 ml santan kental
  4. 50 gr kelapa muda (yang diparut halus)
  5. 100 gr gula pasir
  6. 1 lbr daun pandan
  7. ½ sdt tepung terigu
  8. ¼ sdt vanili bubuk

Cara Membuat Adonan Kulit Timphan

  1. Masukkan tepung ketan beserta pisang yang sudah dihaluskan sebelumnya dalam satu wadah kemudian aduk hingga tercampur dengan rata
  2. Kemudian tuangkan santan kental, garam beserta kapur sirih dan diaduk hingga semuanya tercampur rata.

Cara Membuat Isian Timphan

  1. Kocok telur ayam dan gula pasir menggunakan mesin pengocok hingga kental
  2. Tambahkan tepung terigu dan santan kental di dalamnya sambil diaduk hingga semuanya merata
  3. Kemudian campurkan juga dengan nangka dan kelapa muda kemudian masak campuran tersebut hingga mengental
  4. Jika sudah masak, angkat dan tambahkan vanili bubuk sambil diaduk rata

Langkah Pembuatan Terakhir

  1. Potong daun pisang dengan ukuran yang sama dengan ukuran kue timphan
  2. Oleskan minyak diatas daun pisang yang sudah dipotong
  3. Ambil adonan kulit secukupnya kemudian taruh diatas daun pisang lalu dipipihkan
  4. Bungkus seperti pepes, sematkan lidi/tusuk gigi di ujung daun pisang
  5. Kemudian kukus timphan diatas api sedang hingga matang
  6. Sajikan

Resep Kue Basah Tradisional Khas Aceh

Proses pembuatan timphan memang tidak sebentar. Namun rasa dan aroma yang kamu dapatkan dari timphan,  akan terbayar dengan usaha yang sudah dikeluarkan. Apalagi jika isi selai dalam timphan dibuat bervariasi, maka akan menambah cita rasa. Pastikan kamu menggunakan real food dalam isiannya agar rasanya menjadi lebih khas. 

Di aceh sendiri, pembuatan timphan menjadi salah satu wadah komunikasi para perempuan. Karena biasanya disajikan di perayaan maupun acara-acara penting, wanita-wanita berkumpul untuk membuat timphan bersama. Apalagi prosesnya memakan waktu. Berkomunikasi sambil membuat timphan membuat proses memasak timphan menjadi lebih menyenangkan. Nah, kamu juga bisa membuatnya bersama kolega, keluarga maupun kerabat. Selamat mencoba. Semoga berhasil! 

Jika kamu senang menikmati sajian khas Aceh, kamu bisa menyantap berbagai sajian khas Aceh di Warung Aceh Jame, di  Jl. Duren Tiga Raya No.17, RW.7, Pancoran, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan.

 

Leave a Reply