You are currently viewing Kopi Aceh Gayo, Kopi Arabika Terbaik

Kopi Aceh Gayo, Kopi Arabika Terbaik

Kopi memiliki daya tariknya sendiri yang membuat banyak orang sangat suka menikmati minuman kopi. Ada begitu banyak orang dari kalangan yang berbeda senang menikmati minuman kopi. Apalagi, setiap jenis kopi menawarkan rasa dan aroma yang berbeda. Tak heran, jika kita bisa menemukan warung kopi yang makin menjamur di Indonesia. 

Salah satu jenis kopi yang disukai banyak orang ialah kopi arabika. Kopi arabika juga sering disebut dengan kopi arab. Kopi arabika ini sendiri merupakan spesies genus coffea, yang diyakini sebagai spesies kopi pertama yang dibudidayakan. Di indonesia sendiri, ada banyak perkebunan kopi arabika seperti di Aceh, Sumatera Utara dan beberapa di pulau jawa. Jenis kopi arabika yang dikembangkan adalah seperi abeinia. Araho, typica, pasumah juga kopi arabika congensis.

Kopi Aceh Gayo, Kopi Arabika Terbaik

Kopi arabika memiliki cita rasa yang sangat khas sehingga mampu memikat banyak orang. Teksturnya yang ringan dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kopi lainnya. Kopi arabika juga memiliki aroma yang sangat unik. Jika digambarkan seperti harum lemon, kadang juga madu bahkan coklat. Aroma-aroma ini membuat rasa kopi terasa lebih nikmat.

Kopi arabika yang berasal dari Aceh, tepatnya dari dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah masuk nominasi sebagai the Best No.1 pada ajang  International Conference on Coffee Science, Bali, Oktober 2010. Sehingga, bisa dibilang kopi Aceh Gayo merupakan Kopi Arabika terbaik. Apalagi, kenyataan di lapangan biji jenis arabika cocok ditanam di perkebunan kopi di Gayo.  Perkebunan kopi di Gayo rata rata ada pada ketinggian 1000 hingga 1200 mdpl dan setiap kebunyan dikelola oleh perorangan dan budidaya tanamannya dilakukan di tempat yang teduh. 

Yang membuat kopi aceh gayo menjadi kopi arabika terbaik yakni karna karakter rasanya yang clean. Kemudian tingkat keasamannya rendah dengan sedikit ada rasa rempah sehingga rasanya khas. Namun, kopi arabika gayo ini memiliki rasa yang tidak konsisten karena perkebunan kopi di dataran gayo memiliki ketinggian dan cara budidaya yang berbeda sehingga kualitas dan cta rasa yang dihasilkan akan berbeda dan tidak konsisten.

Jika kamu ingin mengolah kopi gayo Aceh ini ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan:

  1. Sebelum mengolah, pastikan kamu sudah memilih biji kopi yang baik. 
  2. Jika kamu memilih green bean, sebaiknya lakukan light roasting agar rasa alami dari kopi tersebut keluar. Jangan lupa pastikan untuk menghancurkan biji kopi pelan pelan sebelum diseduh
  3. Untuk mendapat hasil rasa yang maksimal, takarlah dulu kopinya. Biasanya, perkiraannya untuk 17 gram kopi dicampur dengan 100 ml air. Dan air yang digunakan memiliki suhu 80 hingga 90 derajat celcius. Hal ini agar rasa kopi tidak rusak, dan aroma kopi bisa keluar. 
  4. Kamu bisa menggunakan teknik yang berbeda saat menyeduh kopi. Jika itu cara manual, maka kamu bisa menuangkan kopi di gelas lalu memasukkan air secara perlahan dan aduk sebentar. Jika sudah mengendap kamu sudah bisa menikmatinya
  5. Kopi gayo tidak begitu pahit, jadi cobalah untuk merasakan aroma dan cita rasa khasnya tanpa menggunakan gula. 

Itu dia beberapa fakta menarik mengenai kopi aceh gayo yang pernah masuk nominasi sebagai kopi arabika terbaik. Semoga semakin jaya perkebunan kopi wilayah Indonesia sehingga kita sebagai penduduk Indonesia yang senang menikmati secangkir kopi di pagi hari, siang hari, malam hari, atau saat sedang bekerja, dan di waktu serta kondisi lainnya mampu merasa bahagia dengan kehadirannya. Ohya, kabar gembira untuk kamu yang ingin menikmati makanan dan minuman khas Aceh kamu bisa mengunjungi Warung Aceh Jame, di  Jl. Duren Tiga Raya No.17, RW.7, Pancoran, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan.

 

 

 

 

 

Leave a Reply