You are currently viewing 22 Daftar Makanan Khas Aceh, Wajib dicoba!

22 Daftar Makanan Khas Aceh, Wajib dicoba!

Indonesia memiliki beragam makanan khas setiap daerah. Aceh salah satunya. Mie Aceh merupakan makanan khas Aceh yang populer. Selain mie Aceh, ada banyak kuliner khas Aceh yang sangat lezat. Simak daftar makanan khas Aceh berikut:

Daftar Makanan Khas Aceh

1. Mie Aceh

Mie Aceh adalah salah satu kekayaan kuliner nusantara. Diolah dari mie kuning tebal yang dibumbui dengan rempah-rempah dengan cita rasa yang khas Aceh. Mie yang lezat ini juga sering dihidangkan dengan olahan kepiting, daging sapi, udang, hingga daging rusa. Mie Aceh juga memiliki beberapa jenis, yaitu mie basah, mie kering dan mie tumis.

2. Kuah Asam Keueng

Keueung adalah bahasa Aceh yang artinya pedas. Kuah asam pedas ini sangat mudah diolah namun menjadi menu favorit kebanyakan orang Aceh. Kuah asam keueng biasanya menggunakan ikan Bandeng. Rasanya gurih, segar, asam dan pedas. Sehingga bisa mampu menambah selera makan. 

3. Keumamah

Keumamah merupakan olahan ikan tongkol yang direbus lalu dikeringkan. Keumamah juga sering disebut ikan kayu karena teksturnya yang keras dan warnanya kecoklatan seperti kayu. Ikan keumamah bisa diolah menjadi bahan masakan yang enak dengan beberapa bumbu utama yakni asam sunti, daun kari, cabai rawit dan cabai hijau. 

4. Martabak Aceh

Martabak bisa dikategorikan menjadi dua jenis, yang satu asin/menggunakan telur, yang satunya memiliki rasa yang manis. Di Aceh sendiri, martabak menggunakan telur sangat populer dan dapat mudah ditemukan di warung kopi maupun warung mie Aceh. Martabak telur Aceh merupakan cemilan yang biasa dimakan saat bersantai dengan segelas kopi maupun teh hangat. Berbeda dengan martabak manis yang biasa diisi dengan menggunakan coklat maupun keju, martabak telur hanya menggunakan telur dan beberapa bahan lainya

5. Sate Matang

Sate matang merupakan salah satu kuliner yang menjadi favorit masyarakat Aceh. Matang merupakan salah satu nama tempat di Aceh. Dinamakan sate matang dikarenakan sate ini awalnya dijual oleh seseorang di daerah Matang, Kabupaten Bireuen. Sate matang tidak seperti sate biasanya. Sate matang memiliki keunikannya tersendiri. Biasa sate menggunakan pendamping saus kacang maupun sambal, sate matang juga menggunakan saus kacang namun ada juga kuah kaldu kambing sebagai pendampingnya. Kuahnya sangat kental dan menggunakan banyak rempah-rempah sehingga citarasa yang dihasilkan lezat dan menyegarkan. Apalagi kuahnya disajikan saat masih panas. Sate matang juga dimakan bersama nasi. 

6. Kuah Pliek U

Kuah Pliek U merupakan masakan khas Aceh memiliki banyak aneka sayur di dalamnya. Beberapa diantaranya adalah kacang melinjo, kacang panjang, daun pepaya, kacang tanah, daun singkong dan juga rebung kecombrang.lalu juga ada sayuran seperti kacang panjang, pepaya muda dan juga nangka muda. Ada juga yang menambah chu (siput sungai yang bisa dimakan) ke dalam kuah untuk menambah cita rasanya menjadi lebih nikmat. Kuah Pliek U sering dimasak untuk disajikan dalam berbagai acara besar di Aceh. salah satunya adalah di acara pesta pernikahan.

7. Ayam Tangkap

Ayam goreng tangkap memberikan kamu pengalaman makan yang baru. Dimasak dengan bumbu rempah-rempah, tidak hanya membuat rasa ayam menjadi lebih nikmat namun juga membuat aroma ayammu menjadi harum dan menggoda.  Konon katanya, disebut ayam tangkap karena harus mengambil ayam yang tersembunyi di bawah dedaunan daun kari yang sudah digoreng bersama ayam

8. Timphan

Timphan merupakan kue basah khas Aceh yang memiliki banyak peminatnya. Kue timphan adalah kue basah yang memiliki isian, isiannya beragam ada srikaya, ubi ungu, durian dan kelapa. Kue timphan tidak hanya enak dinikmati saat bersantai, kue timphan ini bisa menjadi kue spesial karena sering sekali disajikan di acara-acara besar seperti misalnya di hari raya idul fitri. 

9. Adee Mereudeu

Kue Adee Meureudu merupakan makanan khas Aceh yang mirip dengan bingkang. Karenanya, sering disebut dengan Kue bingkang khas Aceh. Kue Adee memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis.

10. Bhoi

Kue bhoi merupakan kue bolu khas Aceh yang berukuran kecil dan enak disantap dengan kopi maupun teh. Sebagian orang, menikmati kue bhoi dengan mencelupkan kue bhoi kedalam teh maupun kopi hangat. Kue bhoi memiliki tekstur yang agak sedikit keras diluar, namun lembut didalam. Kue bhoi yang rasanya manis ini juga biasa dijadikan sebagai oleh-oleh dari Aceh. di Aceh sendiri, kue bhoi ini ada pada setiap acara maupun hari-hari besar. Namun walau begitu, kue bhoi mudah ditemukan di pasar maupun toko di Aceh. 

11. Rom Rom

Kue ini merupakan kue khas Aceh yang juga sering ditemukan pada menu berbuka puasa. Hampir sama seperti klepon, namun orang Aceh menyebutnya boh rom rom . Rasa manisnya, teksturnya yang lembut serta isian kue boh rom rom yang mengejutkan membuat kue ini sangat dinikmati berbagai kalangan. Kue boh rom rom memiliki bentuk bulat kecil hampir seukuran telur puyuh yang dimasukkan isian gula merah. Namun saat matang, ukurannya menjadi lebih besar.

12. Nasi Gurih Aceh

Nasi gurih Aceh memiliki rasa gurih dan terasa lezat sekali apalagi jika disantap saat masih hangat dan dimakan beserta dengan lauk-pauk khas Aceh lainnya dan beberapa bumbu pendamping. Misalnya, nasi gurih dimakan dengan ayam tangkap, emping, kacang goreng, tempe balado, bawang goreng, dan sambal belacan untuk memperkaya cita rasa nasi gurih menjadi lebih lezat dan pedas. 

13. Sambal Ganja

Sambal Ganja merupakan sambal khas dari Aceh. Walaupun ada unsur nama ganja, tapi sambal ganja tidak menggunakan ganja sama sekali di dalam proses pembuatannya. Disebut sambal ganja karena menunjukkan bahwa rasa sambal ini enak dan membuatmu ketagihan. Sambal ganja juga biasa disebut sambal udeung. Artinya sambal udang. Dibuat dengan menggunakan udang dan belimbing wuluh sebagai bahan utama. Rasanya segar, asam, dan pedas sangat cocok dimakan dengan sepiring nasi hangat

14. Pisang Sale

Pisang sale ini berbeda dengan pisang goreng biasa , memiliki ukuran yang tipis dan rasa yang manis. Pisang sale cocok sekali dimakan saat bersantai, bahkan dalam perjalanan. Menariknya, pisang sale lebih tahan lama. Sehingga bisa dimakan kapan saja. Pisang Sale juga sering dijadikan cemilan yang jadi buah tangan dari Aceh.

15. Bubur kanji rumbi

Bubur kanji rumbi merupakan bubur khas Aceh yang memiliki rasa yang khas. Hal itu disebabkan karena ada banyak rempah-rempah di dalam sajian bubur kanji rumbi Aceh. kanji rumbi biasanya banyak ditemui saat bulan Ramadhan. Di Aceh sendiri, biasanya di Masjid maupun meunasah, ada disediakan bubur kanji rumbi secara gratis untuk menu berbuka puasa. Jika kamu ingin membuat bubur kanji rumbi Aceh di rumah

16. Rujak Aceh

Rujak Aceh memiliki cita rasa yang khas. Untuk kamu yang suka menikmati cemilan buah pedas dan segar sekaligus kamu bisa coba makan rujak Aceh. Rasanya pedas, manis , segar dan enak ada rasa unik yang tidak kamu rasakan saat mencoba rujak lain. Salah satu bahan yang digunakan dalam membuat rujak Aceh adalah terasi

17. Gulee Sie Kameng

Gulee dalam bahasa Aceh artinya gulai. Sie Kameng itu sendiri berarti daging kambing. Gulee Sie Kameng memiliki rasa yang kuat dan khas. Lagi-lagi karena menggunakan banyak rempah-rempah dalam proses pembuatannya. Gulai ini juga menjadi menu spesial, karenanya di hari hari besar di Aceh, menu ini tak terlewatkan. Pada hari raya, kita juga bisa dengan mudah menemukan menu Gulee sie Kameng dalam acara makan keluarga. Walaupun proses pembuatannya tidak sebentar, namun cita rasanya membuat semua nya terbayar.

18. Kuah Sie Itek

Kuah Sie Itek menggunakan itik/bebek sebagai bahan utama pembuatannya. Sama seperti makanan Aceh lainnya, Kuah Sie Itek menggunakan banyak rempah-rempah dalam proses pembuatannya. Cita rasa kuah sie Itek selain pedas, memiliki rasa yang kaya karena rempah-rempah yang digunakan di dalamnya juga tak sedikit.

19. Kuah Beulangong

Kuah beulangong merupakan masakan aceh yang berbentuk gulai. Menggunakan bahan utama daging kambing. Tidak hanya daging kambing, ada bahan tambahan lain yakni nangka muda dan pisang. Kuah beulangong menggunakan banyak rempah-rempah sehingga rasanya sangat khas dan kaya. Sangat nikmat untuk dimakan dengan nasi hangat. Di Aceh sendiri, Kuah beulangong ini bisa didapatkan dengan mudah setiap harinya. Kuah beulangong ini juga disajikan dalam acara dan perayaan besar di Aceh

20. Sie Reuboh

Sie reuboh merupakan bahasa aceh yang jika diartikan “daging rebus”. Namun pada kenyataannya, sie reuboh tidak hanya rebusan daging biasa. Sie reuboh memiliki bahan dasar dan utama daging yang dimasak dengan bumbu-bumbu khusus seperti cuka aren, dan bahan bahan utama masakan lainnya seperti bawang puting, bawang merah, garam, kunyit, cabai merah, cabai bubuk dan juga lengkuas. Cita rasa sie reuboh adalah gurih, pedas dan juga asam. Selain makanan sehari-hari, sie reuboh juga sering disajikan dalam acara-acara.

21. Bada Reuteuk

Salah satu kue kering khas Aceh bernama Bada Reuteuk. Namun orang Aceh sendiri memiliki banyak nama untuk makanan satu ini. Ada juga yang menyebutnya boh husen. Terbuat dari bahan utama tepung beras dan kacang hijau, kue ini enak disantap dengan segelas teh hangat ataupun secangkir kopi hangat

22. Kue Karah

Kue Karah merupakan makanan khas Aceh yang manis dan renyah. Memiliki bentuk seperti sarang burung, kue karah sering disajikan dalam pesta pernikahan, maupun acara-acara lainnya. Kue karah juga bisa jadi salah satu kue kering yang dijadikan bawaan untuk oleh oleh dari Aceh.

Untuk Kamu yang suka dengan makanan Aceh, kamu bisa mencicipi berbagai makanan khas Aceh di Warung Aceh Jame yang beralamat di sini

Jl. Duren Tiga Raya No.17, RW.7, Pancoran, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan.

 

Leave a Reply